Tutorial

Cara Membuat Lampu Tenaga Surya Sendiri Di Rumah

lampu tenaga surya komersial
Bukan membuat lampu tenaga surya seperti ini
Lampu tenaga surya bisa dasarnya sangat banyak digunakan diberbagai negara yang ingin pemanasan global tidak semakin parah. Sesuai dengan namanya, lampu ini memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi. Pemanfaatan lampu ini untuk penerangan pada malam hari juga sangat terbatas, yang mana menyesuaikan kapasitas penyimpanan bateri untuk menyimpan tenaga listrik dan juga apakah cuaca pada hari itu memiliki terik matahari yang terus menerus atau tidak.

Lampu tenaga surya bisa dasarnya sangat banyak digunakan diberbagai negara yang ingin pemanasan global tidak semakin parah. Sesuai dengan namanya, lampu ini memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi. Pemanfaatan lampu ini untuk penerangan pada malam hari juga sangat terbatas, yang mana menyesuaikan kapasitas penyimpanan bateri untuk menyimpan tenaga listrik dan juga apakah cuaca pada hari itu memiliki terik matahari yang terus menerus atau tidak. Dengan kata lain, semakin besar kapasitas baterai yang digunakan, akan semakin besar pula waktu lampu tenaga surya ini bisa bertahan. Tak hanya itu, terik matahari yang menyengat akan memberikan tenaga listrik yang besar pula.

Jika Anda suka membuat prakarya-prakarya sendiri, ada lampu tenaga surya yang menggunakan mekanisme lebih sederhana, yaitu menggunakan pendaran cahaya larutan pemutih. Cara membuat lampu tenaga surya ini sendiri sangat mudah dilakukan. Terlebih dahulu siapkan botol bekas penggunaan air mineral. Plat logam atau seng yang sering kita temui dijadikan sebagai atap rumah. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan lem atau lem silikon yang karakteristiknya bisa tahan berbagai cuaca. Bleach yang sering digunakan sebagai bahan pemutih pakaian dan juga air mineral. Setelah semua bahan tersebut disiapkan, ikuti langkah-langkah membuatnya seperti:

  •                     Potong bagian plat kira-kira dengan ukuran 9 x 10 inchi menggunakan gunting khusus. Anda bisa memanfaatkan yang sudah dipakai.
  •                     Bentuk 2 gambar lingkaran yang berbeda ukurannya. Biasanya ukuran yang digunakan adalah 2 cm atau kira-kira sesuai dengan ukuran diameter botol tersebut.
  •                     Potong lingkaran tersebut pada bagian dalamnya
  •                     Setelah terpotong, buat potongan kearah luar dengan jarak antara 1 cm antar setiap potongan yang dibuat
  •                     Amplas bagian luar botol tersebut namun jangan melepas labelnya. Alasan utama kenapa botol diamplas adalah agar bisa mempermudah saat penempelan
  •                     Masukkan botol yang sudah diamplas tersebut pada bagian lubang yang sudah disiapkan tersebut. Perbandingkan yang disarankan adalah 1:3 dengan ukuran botol khusus untuk botol yang terdapat bagian tutupnya.
  •                     Selanjutnya oleskan lem tersebut pada sekeliling lubang. Disarankan untuk mengoleskannya pada dua sisi yang berbeda, agar kualitas rekatannya bisa tahan lama, bagus dan tidak bocor
  •                     Setelah olesan lem tersebut mulai kering, isi botol menggunakan air hangat sampai penuh dan tuangkan setidaknya bleach dengan takaran satu botol.
  •                     Proses pembuatannya lampu tenaga surya sudah selesai.

Setelah proses pembuatannya tersebut selesai, selanjutnya adalah proses mengistal lampu tersebut agar bisa digunakan. Langkah pertama adalah membuat lubang yang berukuran botol pada bagian atap. Selanjutnya, tempatkan lampu tenaga surya tadi pada atap yang sudah dilubangi tadi. gunakan paku atau sebagainya untuk mengencangkan lampu. Berikan lem pada sambungan tadi agar saat musim hujan tba, air tidak terserap pada bagian sela lubang tadi. Dan yang paling penting, pastikan bahwa semua bagian pada botol tersebut benar-benar tertutup dengan rapat menggunakan lem. Selanjutnya, berikan lem pada bagian tutup botol tersebut.